Welcome to Blog Senirupa

Karya Senirupa Mesopotamia

Diposkan oleh : Posted on Senin, 04 Februari 2013 - 15.54 with No comments

Sejarah Senirupa Mesopotamia

Wilayah Mesopotamia

Mesopotamia merupakan kerajaan di Persia yang terletak di daerah Syria timur, dan Iraq. Mesopotamia artinya dataran diantara dua sungai, yaitu diapit oleh Sungai Tigris dan Euphrates. Daerah yang kini menjadi Republik Irak itu di zaman dahulu disebut Mesopotamia, yang dalam bahasa Yunani berarti "(daerah) di antara sungai-sungai". Nama Mesopotamia sudah digunakan oleh para penulis Yunani dan Latin kuno, seperti apa Polybius (abad 2 SM) dan Strabo (60 SM-20 M). Peradabannya dikenal paling tua sejak 7000 BC.

Menurut keyakinan Kristen dan Yahudi seperti dalam Perjanjian Lama, ada usaha menghubungkan keluarga Abraham (yang lalu disebut "Bapa Orang Beriman" dan diakui oleh tiga agama monoteistik dunia, Islam, Kristen, dan Yahudi ) dengan Mesopotamia. Dalam kitab Kejadian 11,31 dikatakan, pada suatu masa keluarga Abraham berpindah dari Ur- Kasdim ke Haran sebelum akhirnya berpindah ke Kanaan (Daerah Israel dan Palestina sekarang).

Lokasi Ur-Kasdim biasanya dirujuk pada Tell el-Muqayyar, situs bekas reruntuhan Kota Ur kuno dari periode Sumeria. Tapi, banyak ahli masih meragukan usulan ini. Sedangkan Haran terletak di bagian utara Mesopotamia, di tepi Sungai Eufrat.

Sejarah Mesopotamia :

Sejarah Mesopotamia diawali dengan tumbuhnya sebuah peradaban, yang diyakini sebagai pusat peradaban tertua di dunia, oleh bangsa Sumer(ia). Bangsa Sumeria membangun beberapa kota kuno yang terkenal, yaitu Ur, Ereck, Kish, dll. Kehadiran seorang tokoh imperialistik dari bangsa lain yg juga mendiami kawasan Mesopotamia, bangsa Akkadia, dipimpin Sargon Agung, ternya melakukan sebuah penaklukan politis, tapi bukan penaklukan kultural. Bahkan dalam berbagai hal budaya Sumer dan Akkad berakulturasi, sehingga era kepemimpinan ini sering disebut Jilid Sumer-Akkad. Campur tangan Sumer tidak dapat diremehkan begitu saja, pada saat Akkad terdesak oleh bangsa Gutti, bangsa Sumer-lah yg mendukung Akkad, sehingga mereka masih dapat berkuasa di "tanah antara dua sungai" itu.

Salah satu warisan peradaban Mesopotamia Kuno yang amat bernilai bagi umat manusia adalah kumpulan hukum yang biasa disebut Codex Hammurabi. Kumpulan hukum yang berbentuk balok batu hitam itu ditemukan di Susa tahun 1901 dalam suatu ekspedisi yang dilakukan arkeolog Perancis di bawah pimpinan M de Morgan. Pada bagian atas balok, yang kini ada di Museum Louvre, Paris, ada relief yang menggambarkan Raja Hammurabi dari Babilonia Kuno (1728-1686 SM) sedang menerima hukum dari Dewa Shamash, dewa Matahari yang juga menjadi dewa pelindung keadilan.

Perbandingan dengan kumpulan hukum yang ada dalam kitab Keluaran 21-23 menunjukkan adanya kesejajaran yang dekat. Adanya ketergantungan antara kedua kumpulan hukum itu tidak bisa ditentukan dengan pasti, tetapi pengaruh tidak langsung rasanya merupakan sesuatu yang amat masuk akal.

Codex Hammurabi, yang terdiri dari 282 pasal ditambah Prolog dan Epilog, tidak saja berpengaruh pada kumpulan hukum yang ada dalam Alkitab, tetapi juga pada sistem hukum pada periode selanjutnya. Yang menarik dan mungkin membuat kita (seharusnya) tertunduk malu adalah, kumpulan hukum itu juga mengingatkan kita bahwa sejak abad 18 SM, di Mesopotamia sudah ada seorang pemimpin besar yang sungguh-sungguh mempunyai kesadaran bahwa manusia harus diperlakukan secara adil sebagai manusia.

Peninggalan Karya Senirupa Mesopotamia

Ciri Utama Karya Senirupa Mesopotamia Perbedaannya dengan Karya Senirupa Mesir adalah :
  1. Tidak banyak dewa (al Dewa Marduk)
  2. Tidak banyak bangunan yang berghubungan dengan dewa
  3. Tidak banyak ditemukan patung-patung, lukisan, relief ttg dewa
  4. Karya seninya bersifat keduniawian dengan istana sebagai pusatnya sehingga disebut seni pelayanan (melayani penguasa)
  5. Karya seni rupanya tdk memperlihatkan satu kesatuan yang utuh. Setiap bangsa menghasilkan  karya yang berbeda-meda
  6. peninggalan tidak sebanyak ditemukan dengan seni rupa mesir karena:
  7. keadaan alam yang ganas
  8. bahannya tidak tahan lama (al terakota)
  9. adanya sifat vandalisme

Keunikan Senirupa Mesopotamia

  • Terdapat taman gantung
  • Adanya relief bersambung (2 km ) pada istana bagian bawahnya
  • Adanya mahluk penjaga ambang, pada istana
  • Materai pictograf
  • Adanya gaya Realisme dramatis pada seni lukis, diusahakan untuk menangkap ujud benda tersebut setepat meungklin dengan ketapatan anatominya tetapi menekankan betul pada sifat perasaan
  • Adanya sifat Antithesis: pembuatan makhluk yang berhadapan, ditengahnyaa ada benda lain, bersifat simetris

Jenis Karya Senirupa Mesopatamia

Seni Bangunan

Perbedaan dengan karya senirupa mesir :
Mesir memakai sistem arsitraf
Mesopotamia memakai sistim Terracota (susun timbun)


karya Senirupa Mesopotamia

The Tower of BabelThe Tower of Babel(1563), by Flemish artist Pieter Bruegel the Elder, adalah lukisan minyak di atas kayu. Artis memilih untuk mengatur menara di Belgia daripada di dataran Mesopotamia, yang merupakan lokasi dari menara menurut Alkitab. Pembangunan lengkungan-lengkungan dalam-versi Bruegel tentang menara ini diambil dari studi artis dari Colosseum di Roma.

Istana

  • Dikelilingi tembok raksasa (alasan geografis dan keamanan)
  • Dikelilingi parityang luas
  • Dibuat diatas dataran yang ditinggikan
  • Mempunyai menara penjaga (benteng)
  • Mewah dengan hiasan-hiasan (tiang tempel dengan alas tiang berbentuk singa yang berjalan)
  • Tiang-tiang pendukung atap tidak ada, kecuali tiang tempel
  • Menggunakan atap yang rata dan lengkung
karya Senirupa Mesopotamia

Zigurat :

Zigurat adalah bangunan bertingkat yang mengesankan sebuah menara, dengan tang melilit keatas. Dibagian permukaan dihiasi.
Fungsi dari zigurat ini yaitu: sebagai kuil Dewa Marduk, dan sebagai observatorium.


karya Senirupa Mesopotamia
Zigurat, Raja Urnammu, di Ur Irak, 2100 SM

Stele
Tugu batu yang dipahat, bentuknya seperti obelisk (Mesir), menhir (Prasejarah)
Fungsi: sebagai tugu peringatan

karya Senirupa Mesopotamia

Stelle NaramsinTugu dengan relief peperangan yang dimenangkan oleh Naramsin. Penggambaran raja dengan ukuran lebih besar berdasarkan perinsif yang sama dengan relief Mesir.

Seni Patung

  • Diawali dengan sifat kaku/primitif/naif ekspresif
  • Perkembangan selanjutnya menjadi realistis
  • Proporsi tubuh yang kaku
  • Otot-otot tubuh yang dilebihkan
  • Dekoratif (amakhluk penjaga ambang)
  • Kepala mendekati bola (bulat)
  • kubistis
karya Senirupa Mesopotamia


Patung raja Tello, Gudea (kaku, kepala bulat)
Patung raja Nebukad Nezar (naif ekspresif)
Penjaga ambang (dekoratif)

karya Senirupa Mesopotamia


Seni Relief

Relief terdapat dalam istana, stelle, materai, dan benda kerajinan. Contoh: Istana Sargon di Karsabad, Stelle Naramsin,dan Stelle Hamurabi (kerajaan lama).

karya Senirupa Mesopotamia

senirupa

Ditulis Oleh : seni rupa | Title: Karya Senirupa Mesopotamia

0 komentar:

Tuliskanlah pikiran anda

Berbagi dan beritahu kami apa yang anda pikirkan tentang seni dan inspirasi... !

 
Google Yahoo Bing Baidu Lycos
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. SENI RUPA - All Rights Reserved
Bukan Sekedar Apa Yang Terlihat, Tapi Hayati Apa Yang Tersirat