Welcome to Blog Senirupa

Aliran Senirupa di Indonesia

Diposkan oleh : Posted on Selasa, 19 Februari 2013 - 22.00 with 9 comments

Aliran Senirupa di Indonesia
Disini admin hanya akan membagikan Aliran seni rupa yang bermunculan pada zaman modern khusus untuk yang berkembang di Indonesia. Sebelumnya saya sudah pernah membagikan tentang Gerakan atau Aliran Senirupa secara umum dimana tokoh dari para Aliran Senirupa tersebut berasal dari luar Indonesia. disitu juga kami juga menguraikan tentang penyebab munculnya gerakan aliran senirupa tersebut. Untuk lebih jelas dan mengetahui lebih detail sebab kemunculan dari Aliran tersebut ada baiknya anda membuka kembali posting kami yang berjudul Gerakan atau Aliran dalam senirupa.
Beragam aliran seni rupa yang berkembang di Eropa pun cukup populer di Indonesia. Aliran dalam seni rupa yang berkembang di Indonesia tersebut, di antaranya sebagai berikut.

1. Aliran Naturalisme.

Sebagaimana namanya yaitu Natural, melukiskan sesuatu yang nyata dan alami seperti tampak pada aslinya. Ciri lukisan Aliran ini mengambil objek keindahan alam. Sekumpulan pelukis aliran naturalis di Indonesia diawali adanya kelompok Moi Indie, antara lain Rudolf Bonnet, Le Mayeur, Locatelli, Abdullah Soerjo Soebroto, Basoeki Abdullah, Wakidi, dan R.M. Pirngadi.
Contoh-contoh karyanya banyak sekali kita temukan baik di dalam masyarakat umum ataupun di internet.
Aliran Senirupa di Indonesia
Lukisan Naturalis - Pemandangan Gunung dan Sawah

2. Aliran Realisme

Aliran senirupa yang kedua adalah Aliran Realisme. Tidak jauh berbeda dengan Aliran Naturalisme yaitu sama-sama menggambarkan  objeknya sesuai keadaan apa adanya, Namun perbedaan dengan aliran Realis adalah Seniman Realisme mengambil objek dari kehidupan sehari-hari yang benar-benar real dan tanpa ilusi. Maknanya bisa pula mengacu kepada usaha dalam seni rupa untuk memperlihatkan kebenaran, bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk sekalipun.Perupa realis selalu berusaha menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter, suasana, dilema, dan objek tertentu.
Untuk lebih jelasnya silahkan anda amati karya dibawah ini dan bandingkan dengan karya Naturalisme diatas

Aliran Senirupa di Indonesia

Tokoh dari Aliran Realis ialah Trubus, S. Sudjojono, Agus Jaya Suminta, Dullah, Tarmizi, dan Suromo.

3. Aliran Romantisme

Aliran Romantisme yaitu ciri lukisan yang menggambarkan adegan dramatis serta kaya perpaduan warna kontras. Aliran Romantisme lebih banyak menampilkan tema-tema kehidupan dunia misteri, cerita roman, tema yang eksotik. Aliran Romantisme merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. melukiskan objek yang menyangkut perilaku kehidupan.Tentang perjuangan, tragedi, cinta kasih. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan. Tokoh aliran ini di Indonesia dipelopori oleh Raden Saleh.
Aliran Senirupa di Indonesia
Pemburu diserang Harimau karya lukisan Raden Saleh

4. Aliran Impressionisme

Aliran Impresionisme yaitu ciri lukisan bertemakan alam yang dibuat secara langsung dan cepat, berdasarkan kesan pencahayaan, garis, dan warna. Aliran Impressionisme merupakan aliran seni rupa yang lahir pada tahun 1874. Aliran ini mengutamakan kesan selintas dari suatu obyek yang dilukiskan. Kesan itu didapat dari bantuan sinar matahari yang merefleksi ke mata mereka. Mereka melukiskan dengan cepat karena perputaran matahari dari timur ke barat. Karena itulah dalam lukisan impressionisme obyek yang dihasilkan agak kabur dan tidak mendetail. Tokoh aliran ini ialah Zaini Kusnadi, Solichin serta Afandi pelukis maestro indonesia sebelum ber aliran ekspressionisme.

Aliran Senirupa di Indonesia
Perahu Karya Zaini

Aliran Senirupa di Indonesia
Karya Lukisan Aliran Impressionisme

5. Aliran Ekspressionisme

Aliran Senirupa selanjutnya yaitu Aliran Ekspresionisme, yaitu ciri lukisan yang penggambaran bentuknya cenderung menyimpang dari wujud aslinya. Ekspresionisme adalah aliran yang mengutamakan curahan batin secara bebas. Bebas dalam menggali obyek yang timbul dari dunia batin ! Imajinasi dan perasaan. Obyek-obyek yang dilukiskan antara lain kengerian, kekerasan, kemiskinan, kesedihan dan keinginan lain dibalik tingkah laku manusia. Lukisan ini merupakan hasil ungkapan perasaan pelukisnya yang dibuat secara spontan. Tokohnya paling terkenal di Indonesia ialah Affandi, serta pelukis ekspresionisme yang lain seperti Rusli, dan Srihadi Sudarsono juga termasuk Zaini dan Popo Iskandar. jika anda ingin melihat contoh karyanya silahkan menuju keposting tentang Affandi Pelukis Indonesia

6. Aliran Abstrak

Aliran Senirupa Abstrak, yaitu ciri lukisan hasil ungkapan batin pelukisnya dengan bentuk penggambaran objek yang tidak dikenali lagi (hanya pelukisnya yang tahu). Abstrak sendiri adalah salah satu jenis kesenian kontemporer yang tidak menggambarkan obyek dalam dunia asli, para senimannya hanya menggunakan warna dan bentuk dalam cara non-representasional. Unsur yang dianggap mampu memberikan sensasi keberadaan objek diperkuat untuk menggantikan unsur bentuk yang dikurangi porsinya. Hasilnya berupa komposisi garis,bidang,warna dan unsur-unsur lainya.
Tokoh aliran Abstrak di Indonesia adalah: Nashar, Fajar Sidik, Ahmad Sadali, Amri Yahya, Handrio, Hans Hartung, Zaini, dan A. D. Pirous.

Aliran Senirupa di Indonesia

Aliran Senirupa di Indonesia

7. Aliran Klasikisme

Aliran Klasikisme yaitu ciri lukisan yang penggambaran bentuknya dibuat sedemikian rupa (dengan penggayaan) sehingga terkesan indah dan elok. Tokoh aliran ini ialah Kartono Yudhokusumo dan Amri Yahya.

Aliran Senirupa di Indonesia
Adam dan Hawa Karya Kartono Yudhokusumo

8. Aliran Pointilisme

Aliran Pointilisme, yaitu ciri lukisan yang dibentuk dari kumpulan titik warna, dan jika dilihat dari jarak tertentu membentuk lukisan yang realistik, ekspresif, dan artistik. Pelukis aliran ini ialah Rijaman dan Keo Budi Harijanto.

Aliran Senirupa di Indonesia


9. Aliran Pop Art

Seni Pop atau Pop Art mula-mula berkemang di Amerika pada tahun 1956. nama aslinya adalah Popular Images. Seni ini muncul karena kejenuhan dengan seni tanpa obyek dan mengingatkan kita akan keadaaan sekeliling yang telah lama kita lupakan. Dalam mengambil obyek tidak memilih-milih, apa yang mereka jumpai dijadikan obyek.
Bahkan bisa saja mereka mengambil sepasang sandal disandarkan diatas rongsokan meja kemudian diatur sedemikian rupa dan akhirnya dipamerkan.
Kesan umum dari karya-karya Pop art menampilkan suasana sindiran, karikaturis, humor dan apa adanya.
Di Indonesia yang menganut aliran ini adalah seniman-seniman yang memproklamirkan diri :Kaum Seni Rupa Baru Indonesia”.

Aliran Senirupa di Indonesia


10. Aliran Optical Art 

Aliran Senirupa Optical Art disebut juga Retinal Art yaitu corak seni lukis yang penggambarannya merupakan susunan geometris dengan pengulangan yang teratur rapi, bisa seperti papan catur. Karya ini menarik perhatian karena warnanya yang cemerlang dan seakan mengecohkan mata dengan ilusi ruang. Tokoh corak ini salah satunya adalah AT Sitompul

Aliran Senirupa di Indonesia

11. Aliran Trick Art

Aliran Trick Art merupakan seni lukis dua dimensi dengan menggunakan ilusi visual sehingga terlihat seperti nyata (tiga dimensi). Lukisan sejenis ini pertama dibuat pada 1984 oleh seniman Jepang, Kazumune Kenju dengan lukisan mural dinding. Lukisan itu akhirnya dapat dinikmati masyarakat luas dan pada 1991 di Museum Trick Art yang berdiri untuk pertama kalinya di dunia.
Pameran Trick Art sendiri di Indonesia pernah diselenggarakan di Grand Indonesia, West Mall Lantai 5, yang berlangsung dari 2 Desember 2012 hingga 3 Februari 2013 baru baru ini.

Aliran Senirupa di Indonesia

senirupa

Ditulis Oleh : seni rupa | Title: Aliran Senirupa di Indonesia

9 komentar:

  1. Pada tulisan "Aliran Senirupa Indonesia" pada poin 2 Aliran Realisme, contoh yang dipasang di situ adalah karya Herri Soedjarwanto..( http://herri-solo.blogspot.com/2010/09/meriam-bambu-mainan-tradisional-anak.html ) tapi oleh Bung Paceko sengaja tidak dicantumkan nama pelukisnya dan berasal dari website/blog apa.. dan lebih parahnya lagi beliau ini dengan sengaja menghapus watermark (signature) Herri yang ada di tengah lukisan (perhatikan cacat lukisan dari bawah bambu melintang sampai tangan kanan dan kiri anak, akibat upaya penghapusan itu.!!
    Jelas ini bukan khilaf.. tapi sebuah kesengajaan..! Lukisan tersebut punya nilai memoris / historis bagi Herri Soedjarwanto..( http://herri-solo.blogspot.com/2013/02/melukis-realisme-tak-sekedar.html ) tentu tak etis bila ada yang sengaja menggelapkan asal muasalnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanx atas masukan anda, namun anda perlu membaca ulang privacy policy dari blog ini:http://blog-senirupa.blogspot.com/p/privacy-policy-terima-kasih-telah.html
      dan sepengetahuan saya, setiap lukisan itu memiliki tanda tangan, bukan sebuah watermark. Saya adalah pengagum keindahan dan anda sendiri bisa melihat hanya karena watermark keindahan jadi hilang.

      Hapus
  2. gtu aja ko repot,.. betul bung paceko,. kan sudah ada privacy policy diatas, update terus, blog ini sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  3. Semalam jam 2-3-an lagi capek ngantuk sampe di blog ini pas lihat lukisan Herri Soedjarwanto spontan saya bikin tulisan diatas..
    Saat saya kembali kesini lagi hari ini.. saya baru sempat lihat2 seluruh blog.. (termasuk baru baca privacy policy).. Harus saya akui ini blog senirupa yang bagus, komplit dan bermanfaat .. saya bisa lihat tujuan Anda adalah tulus berbagi, ada kesamaan tujuan dengan pak Herri Soedjarwanto, meskipun metode dan bidang garapnya berbeda..
    Saya yakin percaya Anda tak punya niat buruk.. itu bisa terlihat dari cara Anda menanggapi masalah ini.. (biasanya yang niatnya gak baik akan menyensor / memblokir komentar yang tajam..)
    Dan ..tiba-tiba saya jadi merasa bersalah telah berprasangka dan mengatakan hal-hal buruk yang tak pantas. Sejujurnya Anda lebih pantas menerima rasa hormat dan terimakasih.. Mumpung masih di bulan Syawal.. mohon maaf lahir batin atas kebodohan dan kecerobohan saya kemarin yang terburu komentar sebelum lihat keseluruhan.. Salam Seni Rupa
    J. Erni

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya bisa mengerti, dan itu adalah masukan yg sangat bermanfaat. dri komentar anda saya melihat anda adalah org yg berjiwa besar. Terima kasih kembali buat Jernih Hati, sudah mo singgah diBlog ini, dan juga mohon maaf lahir dan batin. cuman pujian anda trlalu kebanyakan, bgi sy, g' ada yg lbih pntas dari siapapun,.(kejatuhan IBLIS yg pertama adalah ketika dia merasa lebih dari MANUSIA)..salam kembali meski tak saling mengenal.

      Hapus
  4. Gan, artikel nya masih kurang lengkap nih. di tambah materinya biar bisa bermanfaat buat semua, mulai dari ciri*/sifat/tahun kemunculanya/contoh gambar (Min 3), dll oh ya kalau ini termasuk ke dalam Seni rupa Modern, trus ditambah materinya! thanks udah melengkapi kekurangan dari blog lain!
    Thanks And Sorry! ^.^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Admin kira ciri/sifat/dan contoh gmbr sudah ada diatas,.. trus klo tahunn kemunculannya, admin ga punya data yg bener2 valid gan,.silahkan agan keposting ini : Gerakan/Aliran Senirupa
      sapa tau sedikit membantu.

      Hapus
  5. gan tujuan dari ekspresionisme apaan sih gan...????

    BalasHapus
    Balasan
    1. tujuannya sudah jelas diatas adinda, Melukis curahan batin secara bebas. Bebas dalam menggali obyek yang timbul dari dunia batin. awal kemunculan aliran ini ialah karena para seniman ingin membebaskan diri dari kaidah seni akademik dan mengandalkan kepada dorongan yang bersumber dari dalam pribadi.

      Hapus

Jika ada masalah, kami harap agar membaca dulu komentar yang masuk, barangkali aja masalah anda sudah kami jawab, sebab kami tidak akan menjawab lagi komentar dengan permasalahan yang sama... salam

 
Support : Google.com | Yahoo.com | Bing.com | Baidu.com
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. SENI RUPA - All Rights Reserved
Bukan Sekedar Apa Yang Terlihat, Tapi Hayati Apa Yang Tersirat