Welcome to Blog Senirupa

Lukisan Affandi Ayam Tarung

Diposkan oleh : Posted on Sabtu, 17 November 2012 - 16.45 with No comments

Lukisan Affandi Ayam Tarung

Lukisan Affandi Ayam Tarung

Lukisan Affandi yang bertema ayam tarung ini merupakan salah satu tema kesukaan Affandi, sehingga beliau membuat beberapa karya lukisan bertema Ayam tarung dalam versi yang berbeda, ada lebih dari 10 versi lukisan ayam tarung karya Affandi, salah satunya adalah lukisan Ayam Tarung yang kami share disini.

Dalam lukisan Affandi ini Melukiskan sebuah pertarungan ayam yang sangat sengit, antara Ayam jago berwarna putih ke emasan dan Ayam jago berwarna hitam ke emasan, yang merupakan simbol pertarungan antara kejahatan dan kebenaran, itulah yang terjadi dalam kehidupan, dalam setiap diri manusia, dimana setiap waktu selalu dihadapkan antara dua pilihan baik dan buruk, selalu terjadi pertarungan antara keduanya, adakalanya kebenaran harus tersingkirkan, adakalanya kejahatan harus terhapuskan, namun yang pasti kebenaran akan selalu menang pada akhirnya.

Ayam Tarung atau adu ayam merupakan salah satu tradisi rakyat Indonesia khusunya jawa yang menjadi hiburan rakyat, dan sekaligus menjadi ajang arena pertaruhan, hanya ayam-ayam kuat terpilih yang masuk dalam arena pertarungan ini, dan ayam terbaik yang akan memenangkan pertarungan sengit ini, untuk menjadi sang Jawara.

Dua ayam dalam lukisan Affandi ini adalah ayam-ayam terbaik yang bertarung dengan sengit, hidup dan mati, untuk menentukan siapa yang menjadi Jawara sejati.

Pelukis: Affandi
Tahun karya: 1979
Judul : "Ayam tarung"
Ukuran : 136cm X 91cm
Media : Oil on Canvas
Klik Gambar untuk melihat lebih besar
senirupa

Ditulis Oleh : seni rupa | Title: Lukisan Affandi Ayam Tarung

0 komentar:

Tuliskanlah pikiran anda

Berbagi dan beritahu kami apa yang anda pikirkan tentang seni dan inspirasi... !

 
Support : Google.com | Yahoo.com | Bing.com | Baidu.com
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2012. SENI RUPA - All Rights Reserved
Bukan Sekedar Apa Yang Terlihat, Tapi Hayati Apa Yang Tersirat